Tuesday, July 26, 2011

Tangisan Akibat Pemergian Si Kecil Di Subuh Hari

Berada di sebelah paling kiri sekali..itulah si kecil yang disayangi...


Kini tiada lagi keletah si kecil itu ketika di dalam sangkar atau di dalam bakul yang menjadi tempatnya menyusu dan bermain bersama adik beradiknya yang lain..perasaan Azam paling tidak dapat dikawal ketika dia sudah nazak dan tidak boleh bergerak banyak..Azam berada disampingnya sambil berdoa sepanjang malam...menemani tubuh yang lemah longlai itu...membalutinya dengan sapu tangan kecil juga agar tidak diserang dingin malam...namun apakan daya Tuhan lebih menyayangi makhluk mulia ciptaan-Nya...pemergiaannya diredhai..semoga kasih sayang kami sekeluarga curahkan terhadap si kecil selama ini diakhiri oleh doanya yang mengiringi pemergiannya sentiasa..Insyaallah...

Dengan tangisan yang teresak - esak Azam menulis entri pada kali ini...ini kali kedua Azam mengeluarkan air mata kerana seekor kucing, dahulu Azam pernah kehilangan seekor kucing yang disayangi...Azam sangat sebak, sedih, emosi apabila mengenangkan apa yang terjadi kepada anak kucing itu..masih kecil..usia sepertinya patut bergerak lincah bersama - sama adik beradiknya yang lain..namun dia tidak sekuat yang lainnya..dia yang paling kecil berbanding yang lain, kurus sekali...dia telah pergi meninggalkan Azam dan yang lain - lain pada waktu Subuh dia tidak lagi bernyawa..dengan hati yag penuh ditahan dengan kesedihan yang teramat sangat..Azam membungkusnya menggunakan kain sapu tangan yang kepunyaan Azam yang dijumpai di dalam almari baju lalu Azam balut tubuh kecilnya dengan kain berwarna merah hati itu..membelainya buat kali terakhir sebelum tubuh anak kucing kecil yang sudah keras terbujur kaku itu Azam masukkan ke dalam lubang yang sudah Azam gali di bawah pohon mangga di hadapan rumah Azam..perasaan sedih hanya ditahan sekuatnya sebelum tanah itu digambus semula...

Perjalanan hidup harus diteruskan..setiap yang bernyawa pasti akan pergi meninggalkan kita..masa, detik dan waktunya sudah ditentukan oleh Allah SWT..hanya tinggal bersedia menghadapi hakikat dan realiti kehidupan itu ataupun tidak..sekian..wassalam...

1 comment:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...